Kamis, 02 Juni 2011

Jembatan Akar di Kecamatan Bayang

Sedikit bercerita tentang sebuah objek wisata di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Di sebuah desa yang bernama Desa Pulut-Pulut, Kecamatan Bayang, ada lokasi wisata yang dikenal dengan adanya Jembatan Aka (Jembatan Akar). Saya ingat terakhir kali mengunjungi tempat itu ketika masih kelas III SMA.

Disebut Jembatan Aka karena memang jembatan yang dimaksud terbuat dari akar-akar yang dijalin membentuk jembatan yang berasal dari dua buah pohon yang letaknya berseberangan dipisahkan oleh sebuah sungai. Jembatan ini cukup kuat sehingga bisa dilalui oleh orang-orang yang ingin menyeberangi sungai. Dahulunya, Jembatan Aka murni terdiri dari akar-akar yang dijalin membentuk jembatan. Namun mungkin karena faktor usia dan seringnya orang berlalu-lalang, jembatan ini diperkuat dengan dipasangnya kawat baja di kedua sisinya.

Menurut cerita yang beredar, awal mula terbentuknya jembatan ini adalah hasil karya seorang ulama bernama Pakih Sokan sekitar tahun 1916. Ceritanya Pakih Sokan sangat prihatin dengan keadaan murid-murid mengajinya yang kesulitan pergi mengaji karena Sungai atau Batang Bayang ditimpa air bah. Walau sudah ada jembatan bambu, sungai itu tetap sulit diseberangi karena jembatan bambu itu sering hanyut dibawa air bah.

Pakih Sokan berinisiatif menanam dua pohon beringin di kedua sisi sungai. Seiring dengan bertambah tingginya kedua pohon, Pakih Sokan menjalinkan/melilitkan akar-akarnya pada jembatan bambu yang digunakan untuk melintasi Batang Bayang. Semakin lama kedua pohon itu semakin besar dan akar-akarnya terjalin dengan kokoh sehingga membentuk jembatan yang masih dapat digunakan sampai saat ini.

sumber : http://kotapainan.blogspot.com/

12 komentar:

putra punya berita mengatakan...

tempat nya bagus buat camping..hehehe

ianz mengatakan...

@putra punya berita, wah mantap tuh........

Nova Miladyarti mengatakan...

wah keren.kalo aku yg nyebrang bakal patah ga ya tuh jembatan?hahhaha...*iya iya, ini masalah BB:(

ianz mengatakan...

@nova miladyarti, bisa dong.... dilewati rame2 aja bisa....

kenia huwada mengatakan...

hmm,...pasti jembatannya dah berumur bgt ya..:)

ianz mengatakan...

@kenia huwada, iya bener... yg pasti jauh lebih tua daripada kita... :D

windflowers mengatakan...

unik jg..apalagi setelah tau sejarahnya.. :)

ianz mengatakan...

@windflowers, tul mbak... ada nilai tambah dr sisi sejarahnya...

Yoshiewafa mengatakan...

Tempat dengan alam yang indah dan memiliki nilai sejarah yang menarik memang sebuah tempat bahari yang seharusnya di lestarikan, seperti jembatan akar ini.

Wisata di Garut mengatakan...

Ingin rasanya mencoba menikmati keindahan alam di jembatan tersebut.

Hotel di Garut mengatakan...

Keren banget suasananya, Wisata Sejarah memang menarik perhatian banyak pelancong di Indonesia

najla alliya mengatakan...

mangtap nian ini jembatan.
jd kepengen ke sana nih

Random Post