Rabu, 17 November 2010

Menghindari Email Penipuan

Lagi-lagi email semacam ini yang saya lihat di inbox. Seperti tak bosan-bosannya email itu masuk dan mengganggu. Walau dengan alamat email yang berbeda, saya curiga jangan-jangan yg mengirimnya tetap orangnya itu-itu juga.

Isi emailnya bermacam-macam. Ada yg menggunakan bahasa Inggris, bahasa Indonesia, bahkan ada yg pakai assalamu'alaikum segala. Segala macam topik yang disampaikan, tapi intinya tetap satu, UUD (Ujung-Ujungnya Duit).

Contohnya nih, ada orang yg mengaku berasal dari Indonesia dan sekarang berada di Inggris mengikuti suaminya yg bekerja di sana. Suaminya baru saja meninggal. Pihak keluarga suami yg tidak senang dg dirinya bermaksud menguasai harta suaminya tanpa menyisakan sedikit pun untuknya. Dia lalu meminta pertolongan pd saya untuk menyimpan harta suaminya dulu menjelang dia balik ke Indonesia, yg jumlahnya tentu saja luar biasa banyaknya. Dia minta utk dihubungi agar nanti dia dapat memberitahu bagaimana prosedur alias tata cara yg harus dilakukan. Akan ada imbalan yg pantas untuk saya. Sangat menggiurkan memang, tapi apakah Anda percaya itu?

Selain itu, ada email lain yg menawarkan kerjasama. Ceritanya orang dari Arab kalau tak salah, berniat untuk berinvestasi di Indonesia dg nilai yg amat sangat besarnya. Ybs meminta saya utk memberikan saran atau konsultasi tentang investasi apa yg cocok di Indonesia. Untuk konsultasi dan bantuan saya, dia bersedia memberi komisi dalam jumlah besar. Dia minta utk dihubungi kembali utk konfirmasi dan membicarakan langkah selanjutnya. Anda percaya itu?

Email lain yg masuk, memberitahu bahwasanya saya menang undian. Tak tanggung-tanggung mengatasnamakan perusahaan besar dunia. Uang yg akan saya dapat katanya, jumlahnya amat sangat besar sekali. Sang pengirim email menyuruh mengirim email balasan utk konfirmasi dan mengetahui prosedur selanjutnya. Bisakah kita mempercayai hal itu?

Sebenarnya saya sudah bosan menerima email-email semacam ini, tapi email-email itu tak bosan-bosannya memasuki kotak inbox saya. Biasanya sih, saya menandai email itu sebagai spam. Cara itu cukup berguna, tapi tak begitu berpengaruh, sebabnya akan ada email dg alamat baru lagi yg masuk. Isinya tak jauh-jauh dari ketiga modus yg saya ceritakan. Mohon bantuan, kerjasama, atau menang undian.

Jika kita mendaftar pada situs tertentu seperti situs jejaring sosial atau situs bisnis, kita biasanya diminta untuk mencantumkan alamat email, dg jaminan alamat email itu tak akan diberitahukan kepada pihak ketiga lainnya. Akibat dari email-email berbau penipuan yg saya terima itu, saya jadi ragu, apakah email yg kita daftarkan benar-benar dijamin kerahasiaannya?

Bagaimana menurut pendapat Anda?

21 komentar:

Muhammad A Vip mengatakan...

kemaren saya baru dapat email kalo saya menang lotre sebanyak 5000000 poundsterling. gila, uang sebanyak itu, bikin pusing saja.

ianz mengatakan...

@muhammad a vip, kalo dibeli krupuk dapat berapa tuh, bro? :)

TUKANG CoLoNG mengatakan...

aku mah ta masukin trash aja..

ianz mengatakan...

@tukang colong, bole jg tuh bro...

yusuf mengatakan...

mesti ati-ati aja, kalau yang sudah pengalaman biasanya langsung masuk spam

ianz mengatakan...

@yusuf, betul bro, skrg ni kita mmg mesti lebih hati2..

NURA mengatakan...

salam sobat
memang banyak penipuan melalui email
kalau saya untuk menghindari penipuan email,
lebih baik hiraukan tidak usah dibuka email yang datang dari pihak tidak dikenal.didelete saja.

ianz mengatakan...

@nura, thanks buat sarannya mbak... :)

DenBaGas mengatakan...

Salam
Wah, nice share kawan..
Thanks yach sudah mampir ketempat saya..Semoga tetap berlanjut kawan.

Salam kawan

ARaLL mengatakan...

wah harus ekstra hati2 neh dengan inbox,,,jangan sampe kena tipu,,

ianz mengatakan...

@denbagas, yupz, sama2 kawan...
@arall, begitulah sobat... kalo kita ga' hati2 bisa ketipu...

nonaManis mengatakan...

Saya juga sdh beberapa kali dapat email seperti itu, beberapa hari yang lalu malah dalam bahasa Indonesia seorang istri kedua yang mau dicerai ingin menyelamat kan uang nya sebesar klu di itung puyeng deh hehe kalau mengenai kita regis di salah satu situs jejaring trs email kita tersebar saya pikir sih nga juga bukan nya ada software untuk melacak email yang aktif, mungkin ada pakar blogger yang lebih paham :)

ianz mengatakan...

@nonamanis, sama dong... ternyata email kayak gitu udah menyebar ke mana2...

rezKY p-RA-tama mengatakan...

mending langsung kirim kerumah ya ga?

ianz mengatakan...

@rezky, betul sobat... pasti ada maunya tuh, makanya ga langsung kirim ke rumah...

belajar bisnis mengatakan...

saya sering juga dapat email dengan isi kayak gitu.
kalo saya sih,abaikan saja.

ianz mengatakan...

@belajar bisnis, yupz, gangguan spt itu kalo tak diabaikan bs bikin kepala pusing...

Chili Coopers mengatakan...

kalo saya sih saya cuekin aja hehe...

ianz mengatakan...

@chili coopers, setuju.. sepertiny mengabaikan adl pilihan terbaik..

Gunawank mengatakan...

Benar2 pusing dibuatnya.......
Salam kenal,
by: http://gunawank.wordpress.com/2011/04/16/tips-cara-mengatasi-email-penipuan-atau-scam/

ianz mengatakan...

@gunawank, thanks sob... link-nya udah saya buka... kayaknya kita mesti lebih hati2 lagi sob thd email spam n penipuan kayak gini....

Random Post