Kamis, 17 Desember 2009

Konsekuensi

Saya pernah ngobrol dengan seorang teman mengenai impian atau ambisi yang ingin diraih di dunia ini. Dia bicara tentang pandangannya yang mulai berubah semenjak mengikuti seminar bisnis. Pemateri seminar itu adalah seorang milyuner yang cukup dikenal. Di situ dijelaskan mengenai jiwa entrepreneur, passive income. Pokoknya segala macam mengenai bagaimana menjadi seorang pengusaha sukses.

Saya sendiri juga pernah mengikuti suatu seminar bisnis. Sangat menarik bagi saya. Betapa nikmatnya menjadi seorang pengusaha sukses, meraih passive income, bebas secara waktu dan secara finansial. Semua orang tentu ingin jadi seperti itu, kecuali yang benar-benar telah berniat ingin lepas dari kenikmatan duniawi.

Namun, untuk meraih itu semua, terutama bagi yang mulai merintisnya dari bawah, sangatlah tidak mudah. No pain, no gain. Begitu kata orang bule :) . Tantangan pasti datang menghadang. Saya seperti baru bangun dari mimpi yang indah ketika menyadarinya. Saya harus tahu, tak mungkin dengan sekejap mata saya memiliki aset yang banyak, punya banyak anak buah, lalu duduk ongkang-ongkang kaki menunggu hasil.

Saya tak ingin lagi bertanya pada diri saya; apakah saya ingin sukses? Yang patut saya tanyakan adalah; apakah saya bersedia bekerja keras, tekun, sabar dan penuh perhitungan untuk meraih kesuksesan? Pertanyaan kedua akan lebih sulit dijawab daripada pertanyaan pertama.

Tidak ada komentar:

Random Post