Langsung ke konten utama

Kebun Teh Alahan Panjang

Minggu, 26 Juli 2015, tak terasa lebaran Idul Fitri telah memasuki hari ke sepuluh. Menyenangkan sekaligus melelahkan memang, mengisi waktu libur dengan keluarga ke tempat kerabat dan mengunjungi daerah wisata.

Seolah belum puas dengan liburan Idul Fitri seminggu yang lalu, kami memutuskan untuk melajukan kendaraan menuju Alahan Panjang, Solok, di mana di situ terhampar luas pemandangan kebun teh yang punya daya tarik tersendiri.

Perjalanan dari Kota Padang menuju Solok punya tantangan tersendiri, terutama jika kita masuk dari arah Indarung, karena kita mesti melalui jalan menanjak dan berbelok yang cukup curam di Sitinjau Laut. Apalagi di sana truk sering lewat dan tak jarang menimbulkan sedikit kemacetan di pendakian. Saya sebagai seorang yang belum cukup pengalaman melalui daerah pendakian seperti ini, akhirnya menyerahkan sepenuhnya kendali setir mobil kepada yang lebih berpengalaman, yakni adik saya sendiri.

Perasaan dagdigdug di pendakian Sitinjau Laut akhirnya terobati setelah melihat hamparan kebun teh yang luas sesampainya di Alahan Panjang. Tak ayal lagi kami (saya, istri, anak, adik dan adik ipar) memarkir mobil dan berjalan menyusuri kebun teh untuk sekedar menikmati pemandangan serta melakukan apa yang biasa dilakukan wisatawan, yaitu mengambil dokumentasi alias foto-foto :).










Udara yang sejuk, hamparan kebun teh yang hijau, kehidupan yang terkesan masih natural, itulah sisi positif yang membuat saya mengagumi tempat ini. Tempat ini merupakan salah satu tujuan wisata yang bisa dibanggakan sekaligus menggambarkan salah satu sumber penghidupan masyarakat di Sumatera Barat.

Jika pembaca cukup jeli, ada foto di mana saya memegang teh dalam kemasan botol plastik, yang produknya berasal dari pulau seberang. Saya jadi bertanya-tanya, ada tidak ya produk teh khas Alahan Panjang yang dikemas dalam botol plastik? Jadi jika saya mengunjungi kebun teh Alahan Panjang, dan mampir di salah satu warung, akan lebih spesial rasanya jika yang dipajang di rak atau kulkas adalah teh kemasan botol khas Alahan Panjang yang tak kalah mutunya dengan produk lain yang sejenis :).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Blog Versi Mobile

Perkembangan teknologi yang sudah semakin pesat akhir-akhir ini telah semakin memanjakan para pemakainya, tak terkecuali teknologi internet. Akses internet yang dulunya sangat mahal sekarang menjadi lebih murah. Warung internet sudah menyebar ke mana-mana seperti virus. Bahkan mengakses internet sekarang dipermudah dengan adanya handphone yang menyediakan layanan akses internet secara mobile. Namun mengakses internet melalui hp memiliki kelemahan tersendiri

HP yang Amat Kecil Sekali

Awal mula handphone hadir, fungsinya tentu sangat basic , yaitu untuk menelpon dan mengirim SMS. Namun jauh setelah itu, handphone hadir bukan hanya sekedar untuk menelpon dan mengirim SMS. Ada banyak fitur-fitur lain selain itu. Fungsi handphone semakin bertambah. Fitur-fitur tambahan awalnya adalah berupa kalkulator, jam, alarm, kalender. Kemudian berkembang lagi, dengan adanya paket data, kita bisa menjelajah internet walau dalam bentuk WAP, dengan tampilan website yang sangat sederhana. Dengan hadirnya smartphone , handphone berubah total. Dari kesederhanaannya sebagai alat komunikasi, sekarang bisa menjadi kompas, peta, browser internet yang lebih canggih, audio/video player , instant messenger , aplikasi social media , video game , e-book reader , dan fitur-fitur canggih lainnya.

Sejarah dan Asal Muasal Sistem Kekerabatan Matrilineal Minangkabau

Sebagai orang minang, ada pertanyaan yang muncul di dalam diri saya. Minangkabau dikenal dg sistem kekerabatan matrilinealnya, mengambil garis keturunan berdasarkan garis keturunan ibu. Seperti yang kita tahu, ini menjadi keunikan tersendiri, mengingat para 'tetangganya' tidak ada yang memiliki sistem kekerabatan seperti itu. Kenapa hal itu bisa terjadi? Kenapa berbeda sekali dengan rumpun melayu lainnya di Sumatera?