Langsung ke konten utama

Bocah

Impian yang kumiliki adalah seperti impian seorang bocah
Memiliki sayap dan terbang tinggi ke angkasa
Tapi saat orang di sekelilingku mengatakan itu tak mungkin
Sayapku patah dan aku jatuh ke bumi

Hidup yang kumiliki adalah seperti hidup seorang bocah
Berlari-lari kemana aku suka, tak ada batasnya
Tapi saat kakiku tersandung dan lututku terluka
Kuhanya mampu duduk diam tak ke mana-mana

Pikiran yang kumiliki adalah seperti pikiran seorang bocah
Tentang luka kemarin aku pun sudah lupa
Jika kuingin dan selagi aku bisa
Angin kan membantuku terbang lagi ke angkasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Blog Versi Mobile

Perkembangan teknologi yang sudah semakin pesat akhir-akhir ini telah semakin memanjakan para pemakainya, tak terkecuali teknologi internet. Akses internet yang dulunya sangat mahal sekarang menjadi lebih murah. Warung internet sudah menyebar ke mana-mana seperti virus. Bahkan mengakses internet sekarang dipermudah dengan adanya handphone yang menyediakan layanan akses internet secara mobile. Namun mengakses internet melalui hp memiliki kelemahan tersendiri

HP yang Amat Kecil Sekali

Awal mula handphone hadir, fungsinya tentu sangat basic , yaitu untuk menelpon dan mengirim SMS. Namun jauh setelah itu, handphone hadir bukan hanya sekedar untuk menelpon dan mengirim SMS. Ada banyak fitur-fitur lain selain itu. Fungsi handphone semakin bertambah. Fitur-fitur tambahan awalnya adalah berupa kalkulator, jam, alarm, kalender. Kemudian berkembang lagi, dengan adanya paket data, kita bisa menjelajah internet walau dalam bentuk WAP, dengan tampilan website yang sangat sederhana. Dengan hadirnya smartphone , handphone berubah total. Dari kesederhanaannya sebagai alat komunikasi, sekarang bisa menjadi kompas, peta, browser internet yang lebih canggih, audio/video player , instant messenger , aplikasi social media , video game , e-book reader , dan fitur-fitur canggih lainnya.

Sejarah dan Asal Muasal Sistem Kekerabatan Matrilineal Minangkabau

Sebagai orang minang, ada pertanyaan yang muncul di dalam diri saya. Minangkabau dikenal dg sistem kekerabatan matrilinealnya, mengambil garis keturunan berdasarkan garis keturunan ibu. Seperti yang kita tahu, ini menjadi keunikan tersendiri, mengingat para 'tetangganya' tidak ada yang memiliki sistem kekerabatan seperti itu. Kenapa hal itu bisa terjadi? Kenapa berbeda sekali dengan rumpun melayu lainnya di Sumatera?