Senin, 08 November 2010

Cerita di Balik Terjangan Tsunami Mentawai

Dusun Pasapuat, Desa Simanganyak, Kecamatan Pagai Utara, Kepulauan Mentawai termasuk daerah yang tak luput dari terjangan tsunami. Tapi syukurlah, warga dusun yang berjumlah 680 jiwa itu selamat seluruhnya. Begitu berita yang saya baca di koran harian lokal hari ini.

Bukan hanya itu, terjangan tsunami di dusun itu menyisakan kisah luar biasa. Semua berawal ketika gempa mengejutkan warga malam itu. Gempa mungkin sudah hal yang biasa bagi mereka, namun yg mengejutkan mereka adalah selang sekitar setengah jam kemudian, terdengar suara bergemuruh. Air laut terus naik sampai selutut orang dewasa. Serta merta warga berlarian menuju perbukitan.

Bukit tsb berjarak sekitar 500 meter dari pemukiman penduduk dan berketinggian sekitar 200 meter dari permukaan laut. Karena begitu derasnya arus air laut, sebagian terpaksa berenang sekuat tenaga menuju bukit.

Sekitar seperempat jam setelah air laut naik, gelombang tsunami maha dahsyat menghantam pemukiman mereka. Sebelum gelombang itu menghempas dan merusak kampung, air surut sampai 300 meter ke tengah laut.

Seorang warga bernama Jesti, 50, sambil menggendong anaknya yg berusia enam tahun berusaha berenang dg segenap tenaga menuju bukit. Isterinya telah lebih dulu lari ke bukit. Namun arus yg deras tak dapat ditahannya hingga ia terhempas ke pagar halaman masjid. Di situlah pemandangan menakjubkan itu terhampar di depan matanya.

Jesti melihat halaman masjid tak ada air, sementara di luar pagar air sangat dalam. Dengan sisa tenaganya, Jesti meloncat ke dalam masjid. Di sana bersama 13 orang lainnya, dia bertahan.

Walau rumah penduduk banyak yg hilang dan rusak berat, patut disyukuri bahwa seluruh penduduk Dusun Pasapuat selamat. Yang menjadi pertanyaan saya sekarang adalah, apakah kita masih patut menganggap bencana hanyalah sekedar gejala alam?

30 komentar:

TuSuda mengatakan...

ya, selalu ada keajaiban dibalik segala bencana yang telah diatur oleh alam...

TuSuda mengatakan...

BTW, salam kenal dari Kendari...
Terimakasih telah berkenan berbagi.

ysalma mengatakan...

Bencana alam kadang merupakan peringatan dari Dia kepada kita manusia yang suka lupa..

ianz mengatakan...

@tusuda, salam kenal jg bli putu... :)
@ysalma, setuju...

adeTruna mengatakan...

Masih patut sebagai gejala alam; namun penghuni alamnya yang kadang2 menyebabkan bencana...

Muhammad A Vip mengatakan...

Yang pasti ini diluar kemampuan manusia untuk mereka-reka. Ini kehendak yang Maha Kuasa. Ketika tiba waktunya, siapa bisa membela.

pendarbintang mengatakan...

Ya, pastinya ini juga teguran...

Bintang mengatakan...

Oh, oh...ternyata kolom komennya ada disini.
Semoga saudara-saudara kita yang di Mentawai segera dipuluhkan kondisinya dan diberi keikhlasan buat menghadapi kejadian ini. Amin.

TUKANG CoLoNG mengatakan...

sedih liat negeri kita saat ini..:(

cucuharis mengatakan...

Seharusnya kita semakin dekapt pada Tuhan YME

ianz mengatakan...

@adetruna, berarti penyebab gejala alamny ya yg mesti jd perhatian kita?
@muhammad a vip, setuju.. ini adl kuasa-Nya..
@pendarbintang, hmm.. apa yg hrs kita lakukan dg teguran itu?
@bintang, nah.. dah ketemu kan.. :) amin..
@tukang colong, saya jg sedih.. :(
@cucuharis, solusi yg sangat membangun, trims..

idana mengatakan...

bukan saatnya mempertanyakan penyebab, tapi mari kita berusaha membantu meringankan beban mereka...

salam :)

secangkir teh dan sekerat roti mengatakan...

mari kita doakan supaya cepat selesai.. :)

ianz mengatakan...

@idana, betul jg, bntuan kita sekecil apa pun sgt berarti bg mereka..
@secangkir teh dan sekerat roti, amiin..

Tutorial SEO mengatakan...

Walaupun gitu tetap saja berduka . . .

HAZEL DIO FEBRIADI mengatakan...

turut berduka cita untuk yang meninggal, entah itu ujian, teguran, atau musibah

Pencerah mengatakan...

subhanallah...Allah telah menunjukkan kekuasaanNya kepada kita semua

ianz mengatakan...

@tutorial SEO, bener bgt..
@hazel, ini adl duka bg sluruh bgsa indonesia..
@pencerah, memang ini semua atas kuasa-Nya.. smoga kita mampu berbenah diri..

TUKANG CoLoNG mengatakan...

tapi berita bencana udah beralih ke obama..hehe

alamendah mengatakan...

subhanallah.... Tidak ada yang mustahil di tangan Allah.

ianz mengatakan...

@tukang colong, ajak aja obamanya ke mentawai :)
@alamendah, betul betul betul, jika Allah menghendaki, apa saja bs terjadi..

NURA mengatakan...

salam sobat
pasti dibalik musibah bencana stunami di Mentawai ada hkmahnya.
kita manusia hanya menerima dengan tawakal, semua kuasa Illahi.

windflowers mengatakan...

yup..Tuhan berbicara lewat alam pula sebagai ciptaanNya..alangkah bijak jika kita dapat memahaminya...:)

thanks bwt kunjungannya ya..aku ijin follow dengan nama diana..:)

ianz mengatakan...

@nura, ya mbak, kita hrs tawakal atas sgala putusan-Nya..
@windflowers, oke deh, trims atas kunjunganny..

aryadevi sudut kelas media belajar siswa sekolah menengah mengatakan...

iya tidak seluruhnya adalah gejala alam, ada maksud yang disarikan dari Allah untuk itu semua, cuma bagi yang mau berpikir..

salam hangat Bro..

ianz mengatakan...

@aryadevi, salam hangat jg pak guru :)

Tomo mengatakan...

Selamat hari pahlawan
Kasihan mereka yang dilanda musibah

ianz mengatakan...

@tomo, salam sobat, moga aj mereka diberi ketabahan dlm menghadapi smua ini...

jazi mengatakan...

Allah ingin menunjukan kekuasaanya dengan keajaiban di tengah2 bencana tersebut, agar kita yang selama ini lalai, sadar kembali....

ianz mengatakan...

@jazi, yah.. memang kita slama ini masih sering lupa akan perintah-Nya...

Random Post