Selasa, 08 Desember 2009

Lowongan Kerja CPNS, Ke Mana Lagi Tumpuan Harapan?

Ribuan orang berbondong-bondong membuat surat lamaran, mengisi daftar riwayat hidup, serta melengkapi persyaratan-persyaratan lainnya dengan satu tujuan, melamar menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Tak sedikit yang mendaftarkan diri, namun tak banyak yang akan diterima. Minat pada pekerjaan ini memang sangat besar. Banyak yang menumpukan harapan padanya. Bahkan seolah-olah, kalau belum menjadi PNS, belum kerja namanya.

Tak heran kalau minat orang begitu tinggi. Menjadi PNS, masa depan terjamin, dan katanya, kerjanya santai-santai aja, tak terlalu banyak, terutama kalau dibandingkan dengan bekerja di sektor swasta yang memiliki tingkat kerja dan stress yang tinggi.

Sumatera Barat baru aja diguncang gempa 30 September lalu. Banyak gedung, termasuk pusat perbelanjaan, hotel, kantor yang mengalami rusak berat. Akibatnya, tak sedikit karyawan yang dirumahkan atau dikeluarkan dari pekerjaannya. Sebagian malah dibujuk secara halus oleh atasannya untuk membuat surat pengunduran diri. Maklum, kalau mereka dipecat, perusahaan tentu harus membayar pesangon. Jadi, ke mana lagi tumpuan harapan mereka yang tiba-tiba jadi pengangguran itu? Padahal kehidupan mereka awalnya lumayan berkecukupan, walau tak punya penghasilan yang sangat banyak, tapi gaji mereka dulu mampu menghidupi mereka dan keluarga. Sepertinya lebih enak jadi PNS. Walau diguncang gempa, kita takkan kehilangan pekerjaan.

Kesempatan menjadi PNS tentu tak akan mampu mengatasi masalah pengangguran di negeri ini. Tapi, kita tak tahu lagi apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan sesuap demi sesuap nasi selain ikut bersaing dengan ribuan orang lainnya memperebutkan posisi yang sedikit itu.

Atau kalau berminat, kalian bisa mencoba pekerjaan yang satu ini. Di Kota Padang, Kantor Pos adalah tempat yang sering dikunjungi orang-orang yang mencari lowongan kerja. Jual aja di sana selebaran berisikan informasi lowongan kerja atau pembahasan soal-soal ujian CPNS. Fotokopi informasi itu dari koran atau media-media lainnya. Modalnya paling seratusan untuk satu lembar fotokopian lowongan kerja. Kemudian jual dengan harga seribu per lembar. Pasti laku deh... :)

2 komentar:

Lynda Ayu mengatakan...

Saya sudah anti menjadi pns sejak lama... Bersaing menjadi pengusaha jauh lebih mudah dan dengan income yang unlimited.. Hehehe

ianz mengatakan...

@lynda ayu, jadi pns anti.... sama orangnya anti nggak? hehe....

Random Post